bucket hat

Sesuai namanya, bucket hat jenis topi pria yang satu ini bisa dibilang punya bentuk yang lumayan unik seperti bentuk ember. Meskipun desainnya terlihat simple, tapi tidak mengesampingkan fungsi utamanya, yaitu untuk menutupi dan melindungi kepala dari paparan sinar matahari, debu, dan kotoran lainnya.

Bahkan, topi ini sangat cocok digunakan untuk beraktivitas sehari-hari, liburan ke pantai, kegiatan outdoor seperti mendaki gunung. Nah, agar Ada tidak salah pilih, berikut ini ada beberapa tips memilih topi ember yang nyaman dan tepat.

1. Cek material bahan dasar topi

Biasanya, bucket hat dibuat dari bahan katun yang ringan dan terasa sejuk di kepala. Tapi, seiring berkembangnya style fashion, Anda bisa memilih berbagai macam bahan topi yang sesuai dengan gaya dan aktivitas.

Misalnya, bahan katun yang cocok digunakan pada cuaca cerah dan terbilang panas. Kalau Anda sering beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya pilihlah bahan bucket hat yang tahan air. Bahan waterproof seperti nilon bisa melindungi Anda dari panas dan hujan.

Jika ingin berpenampilan modis di suhu rendah, Anda bisa memilih topi dengan bahan denim atau kanvas yang terlihat lebih stylish.

2. Tentukan motif dan warna sesuai selera

Tips memilih selanjutnya yaitu tentukan warna dan motif sesuai selera Anda. Bucket hat tanpa motif alias polos kayaknya cocok banget buat Anda yang mau berpenampilan simple.

Anda bisa memilih warna yang mudah dikombinasikan seperti hitam dan putih, atau warna lain yang disukai. Warna-warna earth tone seperti khaki, coklat, atau olive green bisa juga dipilih untuk gaya yang lebih natural.

Sedangkan, dengan warna mencolok bisa Anda gunakan sebagai fashion statement yang mempertegas penampilan. Tapi, Anda perlu jeli dalam mix and match agar tidak terlihat monoton. Kalau ingin sedikit berkreasi, Anda bisa tambahkan pin di bucket hat polos.

Kalau Anda mau tampil lebih bold, berarti Anda wajib coba yang bermotif. Ada banyak banget pilihan motif yang ditawarkan, mulai dari bentuk geometris sampai asimetris. Ada juga merek populer yang mencantumkan logonya di bucket hat secara dominan sebagai branding.

Beberapa produsen bekerja sama dengan desainer dan ilustrator ternama untuk membuat motif di topi. Karena itu, ada juga bucket hat dengan harga yang tidak murah. Kini, banyak produsen yang membuat bertipe reversible atau bolak-balik.

3. Cari ukuran yang tepat dan nyaman

Selain bahan dan desain, memilih ukuran bucket hat yang tepat juga nggak kalah penting. Ukuran yang terlalu kecil atau sempit akan nampak aneh dan mengganggu penampilan. Jika terlalu besar, topi ini bisa menutupi sebagian wajah dan menghalangi penglihatan Anda sendiri.

Oleh karena itu, periksa dahulu ukuran bucket hat sebelum membelinya. Ada dua tipe ukuran yang biasa digunakan produsen topi, yaitu lingkar kepala dan diameter topi. Diameter topi biasanya ditentukan dari tempat Anda meletakkan topi di kepala. Cara mengetahuinya dengan melingkarkan pita pengukur di atas kepala dan di atas tonjolan belakang kepala.

Share: