celana jeans pria

Celana jeans menjadi salah satu fashion item yang pasti dimiliki oleh seorang pria. Celana yang awet dan basic ini cocok dipadukan dengan berbagai macam outfit lainnya. Bahkan banyak sekali pria yang tergila-gila dengan celana jeans dan menjadi seorang denim heads. Berbagai macam cara perawatan yang unik mereka tempuh agar menciptakan bentuk dan warna celana jeans yang sesuai dengan karakter penggunanya. Dari yang dicuci hanya 6 bulan sekali hingga dicuci menggunakan pasir laut dan air laut agar warna tidak pudar dan menciptakan efek fading yang natural.

Namun, bagi sebagian pria yang sangat memperhatikan kebersihan setiap pakaiannya, cara-cara tersebut mungkin dianggap kurang cocok karena kotoran yang menempel, keringat hingga kulit mati dari tubuh akan bercampur jadi satu sehingga menimbulkan bau yang tidak enak pada celana jeans Anda. Lalu apakah ada cara yang efektif untuk merawat celana jeans agar tetap bagus namun terjaga kebersihannya? Berikut 5 tips jitu bagaimana cara mencuci celana jeans pria dengan baik.

1.      Balik celana jeans saat mencucinya

Banyak yang berkata bahwa air adalah musuh utama celana jeans, namun Anda benar-benar bisa rutin mencucinya dengan air dan deterjen. Kalau Anda masih ragu warnanya akan memudar saat dicuci, Anda bisa membaliknya dengan posisi bagian dalam berada di luar.

Ini akan mengurangi pudarnya celana jeans Anda akibat terkena air dan deterjen. Selain itu, bagian dalam celana yang terbiasa kontak langsung dengan kulit kaki Anda akan lebih banyak terkena air dan deterjen sehingga akan lebih terjaga kebersihannya.

2.      Sebaiknya cuci setelah 5-10 kali penggunaan

Celana jeans memang tidak perlu terlalu sering dicuci karena bahannya yang tebal. Namun kalau Anda adalah orang yang memperhatikan kebersihan, Anda tidak harus menunggu sampai 6 bulan untuk mencuci jeans kesayangan Anda. Karena meskipun tidak dicuci, jeans sebenarnya juga akan memudar seiring pemakaian.

Anda bisa mencucinya saat kamu merasa jeans yang Anda pakai sudah kotor dan bau atau Anda juga bisa mencucinya setidaknya setelah 5-10 kali pemakaian.

3.      Jangan cuci celana jeans dengan mesin cuci

Mencuci jeans bisa Anda lakukan dengan tangan, hal ini akan mengurangi dampak pudarnya warna akibat air dan deterjen. Mencuci di atas sebuah ember besar berisi air dan larutan deterjen serta air yang mengalir adalah tempat yang tepat untuk memulai mencuci jeans Anda dengan tangan.

Anda bisa gunakan deterjen yang ringan untuk mencuci celana raw denim yang warnanya lebih pekat. Rendam jeans selama 15-30 menit kemudian mencucinya terutama di bagian-bagian yang kotor. Tidak perlu disikat, cukup gosok dengan tangan. Bilas berkali-kali hingga tidak ada lagi busa deterjen yang menempel.

4.      Celana jeans jangan diperas

Setelah mencuci, Anda biasanya akan memeras pakaian. Tapi hal ini sebaiknya tidak Anda lakukan ke celana jeans. Agar warna yang mungkin pudar saat proses pencucian lebih merata, Anda bisa mengganti memerasnya dengan cara menggulung dan menekannya hingga air yang ada di celana jeans Anda keluar. Cara ini lebih baik dan efektif daripada Anda memerasnya dengan cara dipelintir seperti Anda mencuci pakaian lain karena bisa merusak serat yang ada di celana jeans kesayangan Anda.

5.      Hindari panas berlebih saat menjemur

Musuh utama jeans sebenarnya adalah mesin pengering yang ada di mesin cuci, karena jeans bisa rusak dan menyusut jika dikeringkan menggunakan suhu udara yang sangat panas seperti pada mesin pengering. Anda masih bisa mengeringkannya dengan mesin tapi kamu harus mengatur panas pada alat pengering.

Namun jika masih ragu dan khawatir mesin pengering akan merusak jeans, Anda bisa langsung menjemurnya dengan cara digantung pada tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung.

Share:
Written by menfesyen
Pencinta fesyen pria, tapi tidak tertarik untuk menggaet lelaki.