sepatu pantofel pria

Perkembangan sepatu pria semakin beragam mengikuti perkembangan fashion trend. Perkembangan sepatu ini dimulai dari sisi fungsionalitasnya, seperti anti air dan tahan lama, juga desain yang mengikuti perkembangan zaman.

Fungsi sepatu pantofel ketika Anda menghadiri acara formal adalah untuk memberikan kesan yang baik pada rekan bisnis Anda. Beberapa hal kecil sering diabaikan ketika memilih sepatu ini, seperti desain sepatu yang memiliki lubang hiasan, serta bentuk ujung sepatu.

Berbagai jenis sepatu pantofel diproduksi dengan harga dan warna yang beragam. Lalu apa saja yang sebaiknya Anda pertimbangan ketika memilih produk sepatu pantofel pria yang sesuai dengan etika bisnis?

  1. Plain toe

Plain toe merupakan jenis sepatu pantofel dengan model simple tanpa hiasan di ujungnya. Plain toe biasanya digunakan di berbagai situasi bisnis. Model sepatu didesain dengan opened lacing (bagian sayap sepatu yang membuka ke luar) sehingga tidak menimbulkan kesan khusus sehingga cocok digunakan oleh para pekerja baru.

Sebaliknya model sepatu dengan closed lacing memiliki desain bagian sayap sepatu yang menempel di dalam, sehingga memberikan kesan formal yang kuat.

  1. Cap toe

Model cap toe ini memiliki desain berupa satu garis horizontal di bagian ujung sepatu. Salah satu model yang paling terkenal dari jenis ini adalah straight chip (ujung lurus). Pantofel ini merupakan sepatu formal yang memiliki ciri khas ditandai dengan satu jahitan horizontal tanpa ada lubang hiasan.

Jenis pantofel dengan ornamen lubang di bagian ujung disebut dengan toe cap berlubang. Ornamen lubang ini membuat sepatu terlihat lebih mewah. Sepatu pantofel biasanya juga terbuat dari bahan kulit halus. Selain itu juga ada sepatu model straight chip yang sering dipakai untuk acara formal. Untuk Anda yang ingin tampil formal, sepatu kulit warna hitam bermodel closed lacing bisa menjadi pilihan.

Share:
Written by menfesyen
Pencinta fesyen pria, tapi tidak tertarik untuk menggaet lelaki.