Pakaian Pria

Pakaian pria yang biasanya dipakai identik dengan sesuatu yang simpel dan berkesan tidak variatif. Namun pandangan tersebut tidak sepenuhnya benar, karena ternyata pakaian yang biasanya dikenakan oleh para pria sehari-hari memiliki tingkat formalnya masing-masing. Hal tersebut sesuai dengan kegiatan yang pria harus lakukan.

Seperti saat kegiatan bersantai, olahraga, bekerja, sampai dinner dengan pasangan. Dengan mengetahui tingkat formal pakaian, Anda jadi bisa membedakan mana pakaian yang bisa dikenakan saat dinner dengan bos atau klien. Dengan demikian Anda tidak akan salah kostum dan bisa mendapatkan perhatian dari mereka. Mari simak di sini berbagai perbedaannya.

1.      Kenali pakaian lewat warna

Ternyata warna mempengaruhi formal atau tidaknya pakaian yang dikenakan seseorang. Ada anggapan bahwa warna-warna cerah seperti kuning atau biru terlihat kurang formal bila dibandingkan dengan warna-warna seperti hitam atau navy. Jika Anda berdomisili di negara empat musim akan lebih mudah membedakannya dengan perumpamaan musim panas yang biasanya identik dengan pakaian pria yang kasual dengan warna-warna cerah.

2.      Perhatikan Tekstur Pakaian

Selain warna, Anda juga bisa membedakan apakah outfit yang akan dikenakan formal atau tidak dari teksturnya. Untuk pakaian yang biasanya digunakan pada kegiatan formal, ada baiknya pria memilih model dengan tekstur yang smooth dan shiny. Sementara untuk pakaian olahraga akan menggunakan bahan dari basketweave. Terlihat perbedaannya, bukan?

Hal tersebut juga berlaku untuk bahan jeans yang biasanya identik dengan acara-acara kasual. Tekstur jahitan yang digunakan dalam pembuatan jeans maupun celana bahan yang biasanya digunakan untuk kegiatan formal juga akan berbeda. Bahan seperti satin yang memiliki tekstur smooth dan shiny lebih cocok dipakai dalam acara-acara semi-formal.

3.      Perhatikan Seberapa Formal Detail Motif Pakaian

Pernahkah Anda menghadiri acara formal dan melihat tamu yang hadir mengenakan pakaian dengan motif yang mencolok? Meskipun mengenakan pakaian yang memiliki motif mencolok merupakan cara yang efektif untuk menarik perhatian, tapi pakaian bermotif sangat tidak disarankan pria kenakan pada acara-acara formal. Untuk menghadiri acara-acara formal biasanya digunakan pakaian jas tanpa motif yang terlalu mencolok. Berbeda jika Anda menghadiri pesta, mungkin jas dengan motif stripes bisa menjadi salah satu pilihan.

4.      Bentuk Pakaian

Untuk Anda yang biasa menggunakan pakaian formal seperti jas akan mengalami hal ini. Struktur tubuh yang ditampilkan dengan ada dan tidak adanya pada di bahu sangat memengaruhi apakah pakaianmu cukup formal dalam sebuah acara. Sama halnya kalau Anda menggulung atau mengancing dengan rapi lengan jas Anda.

Hal ini juga berlaku jika Anda mengenakan kemeja. Bagaimana kemeja itu dikancing dan dimasukkan ke dalam dengan rapi memberikan kesan formal bagi siapapun yang melihatnya. Jadi ingat, hal-hal kecil pun bisa memberi efek berbeda.

5.      Tujuan Menggunakan Pakaian

Tujuan adalah hal penting yang paling menentukan apakah pakaian pria yang Anda kenakan formal atau tidak. Tujuan Anda mengenakan pakaian yang akan Anda pilih menjadi cara paling mudah untuk menentukan apakah Anda harus memilih gaya formal, kasual, atau semi-formal.

Jika tujuannya untuk olahraga, maka Anda akan memakai pakaian yang santai dan memudahkan saat beraktivitas. Jika Anda akan melakukan meeting dengan klien tentu Anda akan berpakaian formal untuk menunjukkan keseriusan untuk menyukseskan project yang sedang dikerjakan.

Share: