Kenali seni mencetak sick fades di Raw Jeans-mu

Siapa sih yang nggak punya jeans di masa kini? Kayaknya clothing item yang satu ini merupakan jenis pakaian yang layak dan patut dimiliki oleh berbagai kalangan, mengingat betapa mudahnya untuk menemukan celana jeans di mana pun kamu berada.

Nah, tapi di kesempatan ini saya tidak akan membahas soal jeans mainstream yang kerap kamu bisa temukan di toko pakaian pinggir jalan ya. Saya akan mengulas sedikit soal raw jeans, alias sebuah kanvas berharga untuk para seniman denim.

Let’s check it out!

Varian Jeans

MNML Distressed Jeans (Washed)

Kalau menurut saya (dan menurut internet pastinya), jeans bisa dibagi menjadi dua jenis secara general. Varian yang pertama adalah jeans yang mudah ditemukan di mana pun kamu pergi, terutama di toko-toko fast fashion. Jeans itu adalah pre-washed jeans di mana kain denim yang digunakan di celana ini sudah mengalami proses washing saat produksi.

Lantas di jeans ini sudah akan ada “fades” yang dibuat sesuai dengan keinginan produsen, dan fades tersebut cenderung sama pada tiap jeans yang diproduksi. Nah, jenis jeans kedua adalah si raw jeans ini sendiri yang akan kita bahas.

Pada jenis jeans ini, tidak akan ada proses pre-washing pada kain denim yang digunakan. Maka kata raw atau mentah diberikan pada jenis jeans ini karena para pemakai jeans ini akan bisa mencetak fades unik khas mereka sendiri yang akan muncul seiring dengan pemakaian.

Kanvas Denim

Evisu Selvedge Raw Jeans

All jeans start raw, dan menurut para denim enthusiasts, that’s the way they are supposed to be. Seperti yang telah saya sebut sebelumnya, tipe jeans yang sudah mengalami proses pre-washing akan memiliki kesan worn-in instan bahkan sebelum dipakai.

Lantas jenis jeans ini baik dipakai bagi mereka yang tidak begitu peduli pada keindahan proses pencetakkan fades pada kain denim (tapi tidak berarti kamu tidak bisa membuat fades pada pre-washed jeans ya!). Namun apabila kamu tertarik untuk membuat celana jeans yang 1-of-1, maka raw jeans adalah pilihan yang tepat.

Raw jeans merupakan kanvas polos untukmu di mana selama bertahun-tahun semua rekam gerakanmu akan terlukiskan pada bekas lipatan atau gesekan yang akan melunturkan warna denim (fades). Jadi itulah alasan mengapa saya bilang kamu akan memiliki jeans 1-of-1, karena fades yang tercetak pada tiap raw jeans pastinya berbeda.

Varian Material

Pure Blue Japan 22oz Slim Selvedge Denim

Walaupun secara umum jeans hanya dibagi menjadi 2 jenis, yaitu pre-washed  dan raw, sebenarnya raw jeans sendiri bisa dibagi menjadi beberapa tipe, tergantung dari material yang dipakai. Misalnya, ada raw jeans yang sanforized dan unsanforized. Bingung kan! Cuman sebenarnya cukup simple kok.

Jika jeans itu sudah sanforized, itu berarti jeans tersebut sudah disusutkan atau sudah di pre-shrink saat proses produksi. Lantas, jika jeans tersebut sudah melewati proses sanforisasi, dia tidak akan menyusut lebih dari 1 persen setelah pencucian pertama. Selain itu, ada juga raw jeans yang terbuat dari selvedge denim dan non-selvedge denim.

Raw jeans yang terbuat dari selvedge denim biasanya akan lebih berat, kaku, dan harganya cukup mahal. Mengapa? Selvedge denim itu dibuat menggunakan shuttle looms yang akan membuat kain denim yang lebih rapi jahitannya dan pastinya lebih durable. Kalau non-selvedge denim biasanya terbuat dari projectile looms, dan hasilnya kurang rapi.

Merek-Merek Raw Jeans

Nudie Jeans

Kalau berbicara soal merek, ada begitu banyak brand kenamaan yang memproduksi raw jeans yang berkualitas. Bahkan ada begitu banyak brand lokal Indonesia yang memiliki raw jeans berkualitas tinggi lho! Tapi kalau kita ingin berbicara soal merek mainstream yang kamu akan sering temui, brand-brand seperti Nudie, Uniqlo, Evisu, Levi’s, dan Momotaro merupakan jagoannya.

Price point dari setiap merek tersebut juga sangat berbeda. Kamu bisa mendapatkan raw jeans dari Uniqlo mulai dari harga 500 ribu-an, lalu ada Nudie Jeans di kisaran 2 jutaan rupiah, dan ada Evisu yang bisa kamu banderol di tingkatan 3-5 jutaan!

Oh ya, tak lupa ada merek-merek raw jeans dari Jepang seperti PBJ, Samurai Jeans, dan Iron Heart yang harganya bisa bikin kamu melongo. But ingat, kalau kita berbicara soal denim, harga akan sangat menunjukkan kualitas (dan berat juga). Walaupun jeans itu mahal, celana itu bisa menjadi kulit keduamu selama bertahun-tahun lamanya!

Suka dan Duka Memakai Raw Jeans

My Personal Pair: Faded Nudie Jeans Tight Long John – Glacier Blue

Semua orang yang pernah memiliki raw jeans pasti tahu rasanya memakai celana tersebut saat pertama kali. Ya, rasanya sangat tidak nyaman, panas, kaku, dan kasar. Bahkan tidak jarang, jika raw jeans yang kamu pakai itu cukup berat (24 oz ke atas misalnya), kakimu bisa terlukai karena gesekan dengan kain denim yang berat dan kasar.

Tapi lama kelamaan celana jeans tersebut akan makin lentur dan bisa dibilang juga jeans itu akan menyesuaikan bentuknya dengan bentukan kaki si pemakai. Nah, hal yang paling membuat para denim enthusiasts gembira adalah di mana kamu bisa melihat para fades muncul secara perlahan di beberapa bagian.

Misalnya honeycomb, back pocket, dan whisker fades yang mudah muncul di kain denim. Sebagai pemilik raw jeans sendiri, saya bisa bilang the raw jeans journey adalah perjalanan yang menarik, unik, dan pastinya worth-it.

Share:
Written by menfesyen
Pencinta fesyen pria, tapi tidak tertarik untuk menggaet lelaki.