dasi pria

Tampilan dasi memang tidak menjadi gaya sehari-hari pria. Ada beberapa yang mungkin mengenakan dasi saat pergi ke kantor, tapi untuk beberapa orang dasi adalah aksesori yang dikenakan untuk beberapa momen spesial saja.

Ternyata, pemakaian dasi tidak boleh asal. Ingat, bukan cuman aturan lalu lintas saja yang harus dipatuhi, tapi pemakaian dasi pun ada aturannya agar Anda tidak salah. Apa saja aturan pemakaian dasi yang tepat? Berikut ulasannya.

1.      Sesuaikan simpul dasi dengan ukuran kepala

Dari aturan pertama saja, Anda sudah bisa tahu bahwa memakai dasi ternyata lebih kompleks. Anda tidak bisa asal membuat simpul dasi. Agar tubuh terlihat proporsional Anda harus menyesuaikan simpul dasi dengan ukuran kepala.

Simpul klasik dibagi ke dalam dua model, yaitu simpul lengkap dan simpul setengah. Biasanya para pria akan lebih familiar dengan model simpul tersebut. Jika Anda sudah tahu, Anda tinggal menyesuaikan dengan ukuran kepala untuk menentukan simpul mana yang akan Anda buat.

Jika memiliki kepala yang agak besar, Anda bisa membuat simpul lengkap. Sedangkan jika Anda termasuk dalam golongan pria berkepala kecil, Anda bisa membuat simpul setengah.

2.      Pilih warna dasi yang lebih gelap dari warna kemeja

Dasi memang dihadirkan dengan berbagai warna. Anda akan bisa menemukan semua warna, dari warna gelap, hingga warna cerah. Memilih warna dasi menjadi salah satu hal yang suka membingungkan banyak pria.

Aturan dasar dari pemakaian dasi adalah selalu memilih warna dasi yang lebih gelap dari warna kemeja. Hal ini akan memberikan kesan formal dan elegan. Tapi Anda juga bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan acara yang akan dihadiri, jika memang acaranya lebih santai, Anda bebas mengenakan warna apapun.

3.      Sesuaikan lebar dasi dengan bentuk tubuh

Selain menyesuaikan lebar dasi dengan ukuran kepala, Anda juga bisa menyesuaikan lebar dasi dengan bentuk tubuh. Tak hanya baju saja, tapi bentuk dasi juga harus disesuaikan agar terlihat lebih pas dan proporsional.

Bagi pria yang memiliki tubuh kurus, dasi pria yang terlalu lebar kurang cocok dengan bentuk tubuh Anda. Karena dasi terlalu lebar tersebut akan membuat tubuh Anda terlihat tenggelam. Dasi yang lebar akan lebih cocok dikenakan oleh pria berisi, atau yang memiliki perut agak buncit. Dasi yang lebar juga cenderung membuat tampilan pria terlihat lebih tua.

4.      Panjang dasi tidak boleh melebihi ikat pinggang

Aturan yang satu ini pun cukup penting, karena akan mempengaruhi bentuk tubuh yang proporsional. Pastikan panjang dasi yang Anda kenakan tidak boleh melebihi ikat pinggang. Kalaupun lebih pendek, pastikan tidak terlalu jauh dari ikat pinggang tersebut.

Karena dasi yang terlalu panjang pun akan terlihat agak aneh dan membuat tampilan jadi kurang rapi. Sedangkan dasi yang terlalu pendek, akan membuat tubuh bagian atas terlihat lebih panjang dari sebagaimana mestinya.

5.      Merapikan lekukan dasi

Jangan terburu-buru saat membuat simpul dasi, pastinya simpul akan menjadi kurang sempurna. Biasanya hal ini terlihat dari lekukan-lekukan yang ada pada bagian bawah simpul tersebut.

Jika memang ada lekukan, rapikan agar lekukan tersebut tidak terlihat. Lekukan akan membuat tampilan dasi menjadi agak miring dan tidak simetris. Jadi selalu pastikan lekukan tersebut sudah rapi sebelum Anda memulai aktivitas.

Nah, itulah beberapa aturan dalam memakai dasi yang tepat. Jika Anda belum memiliki dasi pria yang sesuai dipakai dalam berbagai acara, kebetulan di Shopee lagi ada Promo 12.12 Big Sale. Sebelum promonya terlewatkan, ayo segera kunjungi aplikasi Shopee, pilih bahan makanan anak yang diinginkan, dan serbu promonya sekarang juga.

Share:
Written by menfesyen
Pencinta fesyen pria, tapi tidak tertarik untuk menggaet lelaki.